Selasa, 30 Juli 2013

Kisah nyata tuk dijadikan renungan

Kisah nyata ini menceritakan seorang muslimah berjilbab di Amerika Serikat (USA) sekitar tahun 2006.


suatu malam seorang wanita berjilbab berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman, suasana jalan setapak sangat sepi, ia melewati jalan pintas.
Di ujung jalan pintas itu, dia melihat ada sosok pria. Ia menyangka pria itu warga Amerika. Tapi perasaan wanita ini agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya.

Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimat Allah. kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca Ayat Kursi berulang-ulang seraya bersungguh-sungguh memohon perlindungan Allah SWT dalam hatinya. meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa. sekilas ia melirik ke arah pria itu yang tengah asik dengan rokoknya, dan seolah tidak mempedulikannya.
keesok harinya, wanita muslimah itu melihat berita kriminal di televisi, seorang wanita melintas di jalan yang ia lalui semalam, hanya berselang beberapa menit wanita malang itu mengalami pelecehan seksual di tempat yang sama. karena begitu ketakutan, ia tidak dapat melihat dengan jelas pelakunya.

hati muslimah ini pun tergerak untuk membantu wanita malang itu, dan memberanikan diri datang ke kantor polisi, untuk memberitahukan bahwasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan pada wanita tersebut. karena ia juga menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita itu melintas. melalui kamera rahasia, akhirnya muslimah ini pun menunjuk salah seorang yang diduga sebagai pelaku, ia yakin bahwa pelakunya adalah pria ini yang ada dilorong malam itu. melalui interogasi polisi akhirnya orang itu pun mengakui perbuatannya. tergerak rasa ingin tahu, muslimah ini pun menemui pelaku di dampingi oleh polisi.

Muslimah : "apa anda tidak melihat saya? saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kau perkosa itu? mengapa anda tidak mengganggu saya? padahal saat itu saya sendirian?"

penjahat : "tentu saja saya melihatmu. saya tidak berani mengganggu anda, karena saya melihat dibelakang anda  ada dua orang pria berbaju putih dan tinggi besar mengawal anda pada saat itu, satu di kanan dan satu di kiri anda"

muslimah itu pun tidak bisa berkata apa-apa lagi, sekujur tubuhnya bergetar hebat, hanya hatinya  yang penuh rasa syukur kepada Allah, mendengar penjelasan pria itu.
"Alhamdulillah Ya Allah, Engkau masih mendengar doaku dan melindungiku" ujar muslimah itu dalam hatinya. ia langsung menyudahi interview dan meminta polisi untuk mengantarkannya keluar dari ruangan itu.
                                                                         ***
Bila kita menjaga perintah Allah dan mengingat namanya dimanapun kita berada, maka Allah juga akan menjaga dan mengingat kita dimanapun kita berada. begitu luar biasa kisah nyata ini, semoga menjadi hikmah  bagi kita dan semoga kita juga mendapatkan pelajaran dari kisah ini.

Kamis, 11 Juli 2013

kata-kata manis tercipta tanpa sengaja♥



Saat tatap pertama terjadi
mataku bertemu matamu
hati seakan menagih untuk kembali diulangi
bayang dirimu
seakan mengikuti aku
lukisan senyummu
menetap dalam pikiranku
seakan tlah terjebak tak mampu pergi
menciptakan cerita dalam tiap-tiap mimpi tidurku
rindupun mulai hadir
hati seakan memaksa minta bertemu
dan aku pun mulai sadar
ada sesuatu terjadi pada hati
dan aku pun mulai tau
apa maunya hati ini
cinta...
hadirnya seakan misteri
dunia begitu sempurna dengan sendirinya
mempertemukan kita pada saat tak terduga
rasa syukur atas perjumpaan sederhana

- Rusanti Retno Duwika